Jumat, 20 Oktober 2017

BERKEBUN MINI VERSI UNYU Part 1


Berkebun terasa sangat sulit jika tidak memiliki lahan yang luas. Namun dengan kemajuan zaman ini, berkebun tidak lagi dibatasi oleh lahan, melainkan oleh kemauan dan semangat.

Kali ini Mesita akan berbagi kreativitas berdasarkan pengalaman pribadi berkebun mini dirumah. Yuk simak penjelasan berikut ini.


Persiapan dasar:

1. Siapkan Kemauan dan semangat
2. Siapkan pekarangan rumah (rapikan baju-baju, sendal, sepatu yang berantakan)
3. Siapkan Kamera (bagi yang suka dokumentasi).

Persiapan Perlengkapan:

1. Siapkan Benih


Rp 10.000/Bks











2. Siapkan Media tanam (Rockwool)


Rp 10.000/ Lbr

Rockwool adalah media tanam untuk menempatkan benih pengganti tanah







3. Siapkan Baki Semai
Rp. 5.000/Buah
Perlengkapan ini berguna untuk tempat menyemai benih










Ingin berkebun mini versi unyu part 1 tapi belum punya perlengkapannya?
yuk cek dan beli perlengkapannya di toko OnLine Shop saya😊😊


Bagi sahabat MESITA yang ingin tahu 
dan ingin mencoba tahapan BERKEBUN 
MINI VERSI UNYU Part 1 bisa diklik di sini

Senin, 16 Oktober 2017

Hallo sahabat MESITA, ketemu lagi nih di blog MESITA UNYU
Sebelum masuk ke tahap berikutnya MESITA mau nanya nih, udah pada punya perlengkapannya belom?
Kalau sudah, yuk ikuti tahap-tahap di bawah ini tentang   
BERKEBUN MINI VERSI UNYU Part 1.



SELAMAT MENCOBA!!!
(NB : Sebelum mencoba jangan lupa Berdoa telebih dahulu ya) 😊


Tahap Pembibitan:

Sebelum mulai, mungkin ada yang bertanya dalam hati...
Apa sih pembibitan itu? Mengapa harus dibibitkan?
MAR33 jawab nih..
1. Pembibitan adalah proses menghasilkan calon tanaman baru.
    
2. Tujuan dibibitkan adalah
    - Untuk mengetahui biji yg hidup dan yang belum atau tidak hidup
    - Untuk memudahkan dalam penempatan (bisa berdasarkan tinggi, dll)
    - Untuk efisiensi dan efektifitas kerja
Itulah sedikit pengetahuan berdasarkan pengalaman MESITA..
Yuk kita mulai...
1. Ambil tissue kering, atau pasir lalu masukkan pada mangkuk atau piring
2. Tabur benih secara merata
3. Basahi tissue atau pasir dengan semprotan sampai lembab (jangan basah)
4. Tutup dengan plastik hitam
5. Simpan di tempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung
6. Setelah 24 jam, lihat benih (biasanya benih sudah pecah atau muncul tunas kecil )
Benih yang pecah dan bertunas ini siap menjadi BIBIT. Lanjut ke tahap Penyemaian..

Tahap Penyemaian:

Apa itu penyemaian?
Umumnya disebut dengan pembesaran atau pendewasaan BIBIT. Tahap ini diperlukan kesabaran dan perhatian yang cukup. Kalau ogah-ogahan, bisa-bisa Bibit tidak berkembang atau mati..

Ok... Langsung saja..
1. Ambil baki
2. Potong-potong rockwool sesuai keinginan (umumnya 2cm x 2cm)
3. Buat lubang pada rockwool dengan kedalaman sekitar 0.5cm
    bisa pakai lidi atau tusuk gigi atau apa saja yg bisa membuat lubang kecil
4. Pilih bibit yang memiliki karakter sama, misalnya tunas yg sama panjang, dll.
5. Lalu masukkan ke lubang rockwool menggunakan lidi atau tusuk gigi..
6. Tutup lubang rockwool dengan hati-hati.
7. Basahi rockwool dengan menuangkan air pada baki
    Pastikan rockwool basah secara keseleruhuan
8. Taruh baki ditempat yang terkena sinar matahari langsung
Catatan : Lakukan penyiraman sebelum rockwool kering..

Sahabat MESITA..
Tahapan-tahapan diatas terasa mudah bukan? bahkan sambil ngobrol santai bisa dilakukan..
Jangan patah semangat jika belum berhasil, ulangi lagi, dan ulangi lagi..
Yang terpenting adalah selalu BERDOA,
karena kita hanya menanam,
dan Tuhan yang memberi pertumbuhan.


Sampai jumpa pada cerita selanjutnya, yaitu tahap PRODUKSI
tahapan ini yang lebih mengasikkan..

SEKIAN
Admin MESITA ✌